another place to share

Dan Mati pasti datang

Saat sedang sakit, kedekatan dengan Sang Maha Kuasa begitu nyata. Bahkan pembatas ruang dan waktu serasa hilang begitu saja. Tubuh ini terlampau lemah dan hanya bisa merintih. Semua hal duniawi kabur dari pikiran. seketika itu raib dan tak tahu kapan kembali membebani pikiran. Bukan, tepatnya mewarnai hidupku.

Yang muncul waktu itu adalah ketakutan.

Dalam pikirku berkata: “jika aku mati saat ini, aku ingin mati sebagaiĀ  orang yang Kau ridhoi untuk mati”

Dan jauh dalam hatiku berkata:”(mungkin) aku masih terlalu takut bila mati saat ini.”

Hebat benar ya aku..

Memangnya aku ini siapa, sesuka hati bicara sesuai dengan yang kumau. Padahal belum tentu di waktu sakit itu gak datang, aku masih mengingat akan mati. Kematian yang bisa kapan saja datang. Tak kenal jam, menit, detik, bahkan sedang dalam keadaan luar biasa genting. Karena kematian urusannya lebih genting dari semua urusan. Pertanggungjawabanku pada Tuhanku atas semua sikapku.

Dan hingga detik ini, yang terbaik adalah menjalani hidup sebaik-baiknya, tentunya sembari menanti kapan jadwal mati untukku akan datang. Entah kapan, yang pasti dia kan datang.

wallahu a’lam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s