another place to share

Malangnya Bukuku

Darimu ku kini bisa membaca
Mengeja huruf dan angka hingga benar-benar bermakna
Jutaan bait kata kau ajarkan padaku
Dan aku bertumbuh dengan nyatanya beribu manfaatmu

Darimu kubelajar kehidupan
Terus menimba ilmu dan pengetahuan alam
Terus dan terus menyelaraskan kontrasnya pikiran
Agar sejalan beriringan tanpa benturan

Darimu kulihat luasnya dunia
Timbul tenggelamnya peradaban
Dan rupanya kian jauh dari pakem norma kehidupan
Lalu sekonyong-konyong menetaskan eksploitasi pemikiran

Darimu kutemui kearifan
Yang kini raib ditelan kedurhakaan dan kemunafikan demi uang
Bangsa berbudaya tak lagi bertata karma
Hingga manusia diperbudak oleh polusi kemoralan

Tapi kini,
Gelisah ini jua karenamu
Begitupun takut yang dengan kuatnya bercokol di pikirku
Kegelisahan akan ada dan tiadanya dirimu

Buku…
Masihkah boleh kumilikimu?
Membaca dan mencari pengetahuan yang kau tawarkan padaku
Memandu pikirku untuk tetap runtut menjaga bumiku
Sedang hidupku dan manusia lain tergantung pada ada dan tiadamu

Buku …
Tahukah kau betapa bumiku teramcam olehmu
Pohon-pohon itu hilang ditebang demi adamu
Air tanah pun tak lagi semelimpah dulu
Dan kini, genangan air itu menjadi lantai rumahku

Buku …
Inginku teriak
Memelukmu erat untuk melepasmu sejauhnya
Betapa sayang dan terima kasih ini teramat besar untukmu

 

Ciputat, 23/12/10

Advertisements

2 responses

  1. aliek

    siip….!!!

    13/01/2011 at 12:56 am

  2. hmmmm.., 🙂

    13/01/2011 at 6:42 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s