Giliranku, kapan?

Masih rapi di ingatan, satu lagi bertambah koleksi toga itu. Temanku diwisuda juga. Berhasil ia meraih gelar sarjananya. Selamat ya say…

Dihitung-hitung sudah delapan kali kesempatan wisuda lewat begitu saja. Lalu, akan ada:
*pertanyaan (yang sudah terekam dengan indah di kepala): “kapan wisuda??”

*Jawabannya adalah: “InsyaAllah seselesainya”, standar, klise plus ogah-ogahan sepertinya.

Tapi itu dari hati bangeeet. Jujur plus tulus setulus-tulusnya. Gak pake boong. Kacamata (yang sudah sangat ga nyaman) tercintaku saksinya. Soalnya ya dia pendamping setia sampai ke alam mimpi pula. Ga penting lah ya.

*yang pasti:
Secepatnya aku selesaikan studi jenjang ini koook. Amin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s