Rupa-rupa Tetangga

Lagi dan lagi…
Esensi dari hidup bertetangga dan bersosialita adalah saling berbagi dan juga bertegur sapa dengan mereka. Indahnya bertetangga.

Ada keunikan dari beraneka rupanya mereka yang terekam di kepalaku. Ini bukan stereotip lho, tapi lebih untuk menghargai dan bukti bahwa mereka bagian dari hidupku.

Tetangga yang baik hatiii. ALhamdulillah tetangga jenis ini sangat banyak kutemui di sekelilingku. Terima kasih ya tetanggaaaaakuuuu, ada yang lucu, manis,bawel, cerewet, plus baiiiik sekaliiii:)
Ada juga yang gak kenal tapi sok perhatian. wah, lebih aneh lagi yang beginian mah.Bukan, tepatnya kurang kerjaan.

Tetangga kurang kerjaan ternyata tak hanya di sinetron. Sewaktu-waktu pun bisa saja mendengar namaku disebut dalam obrolan hangat ibu-ibu. Ya kudu maklum juga. Karna terpaksa atau tidak, ‘ngobrol’ sudah hampir resmi menjadi tren. Meski saya tak setuju sama sekaliiiii.

Dsebutnya apa ya. Bukannya sombong tapi itu pembawaannya. Orang ini tak pernah senyum sama sekaliii. Apalagi negor, wah, rekor banget kalo kejadian. Ngeri plus mistis.

Yang paling nyentrik ya yang gak kenal sama sekali. Maklumlah namanya metropolitan (kata orang), hidup individu dan gak perlu kenal tetangga mungkin sesuatu yang biasa. Aiiiiiiih, betahnya ya bolak-balik pergi tanpa teguran orang lain. Tapi itu nyata.

Tetanggakuuuuuuuuuuuuuuuuuuuw, walau bagaimanapun, kalian semua tetap tetanggaku.. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s