Dia nyata

Kulihat ia begitu  jauh
Namun kurasa aromanya kian mendekat
Hembusan hangat nafas mengurai kebekuan anganku
Begitu hangat, lembut, ia nyalakan dimar dalam temaram

Kau tahu,
Telah lama kutunggu hadirmu
Setidaknya  kabar bahwa kau pasti menungguku
Meski entah berapa banyak inci lagi harus ku tempuh

Kuharap satu
Tetaplah di tempatmu wahai impianku
Sebutku dalam do’amu
Agar secepatnya kita bertemu
Teriakkan bahagia bersama seraya berkata “ Tuhan, aku bisaaa”..

 

Ciputat, 4/2/11

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s