My Small Movement, and Yours?

Image source: flickr

Setiap berada di sekitar tanggal 21 April, rasanya ketar-ketir aja. Apalagi buat spesies yang bernama perempuan seperti saya. Ehm…, you know lah kenapa. 21 April, salah satu tanggal yang menjadi spion sekaligus cermin bagi diri saya.  Sejujurnya tanggal yang memojokkan saya. Apalagi kalau ada yang tanya. “Eh, lu kan cewek, udah berbuat apa lo buat bangsa dan kaum lo?”. Oh My God, that sounds like a very killed poison for me. Well, pada dasarnya, saya merasa belum melakukan sesuatu yang berarti untuk negeri saya atau setidaknya kaum saya, perempuan*.

Tapi saya sedang memikirkan hal-hal yang membuat saya pantas disebut perempuan. And finally… jeng jeng jeeeeeeeeeeennngggggg. Mungkin sepele, but it meant so much for me. And I just start to stand on my feet confidently, then smiling to everyone. Here are, girls:

1] Be the better of your self
Satu-satunya hal yang appreciated buat saya adalah menjadi diri sendiri. Terkadang memang sulit dan tak sesuai dengan hati nurani, orla juga lingkungan. Fatalnya bahkan bertentangan lho. Well, perbedaan itu hal yang wajar. Yang terpenting bagaimana kita menghadapi dan mengatasi perbedaan tersebut dengan tetap menjadi diri sendiri. Trust me,  tak ada yang lebih menyenangkan selain menjadi diri sendiri. Tentunya pribadi yang lebih baik ^_^.

2] Stay confident as the way you are
Girls, ngerasa gak, kalo kita suka gak pe-de dengan penampilan, gaya bicara, pribadi, dan semua hal menyangkut diri sendiri. Saat berada dalam posisi tersebut, yang terjadi apa? Malah kita hanya terfokus pada ke-tidak-percaya-diri-an saja kan. Sedangkan hal yang lebih penting malah jadi berantakan. So, sedari kini saya berbondong-bondong membawa diri saya ke dunia penuh kepercayaan diri. Dan meninggalkan kawasan yang penuh ke-minder-an nan buram. Sueeer, menjadi diri sendiri yang lebih baik dengan rasa percaya diri itu luar biasa menyenangkan ^_^.

3]Modify  your deficiencies become your superiorities
Tak dapat dipungkiri, semua orang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Itu sudah fitrah dari Allah SWT. Tapi bukan berarti kita boleh untuk stuck dalam keterbatasan dan kelebihan itu saja dunk. Oow, big deal NO! Sebisa mungkin saya menjadikan kelebihan itu sesuatu yang berharga, begitu juga kekurangan saya. So, yang tersisa hanyalah kelebihan, kelebihan, dan kelebihan. Sebisa mungkin saya buang jauh-jauh kekurangan yang membuat saya makin terpuruk. Dengan begitu saya bisa beraktifitas dn menjalani hidup dengan tujuan yang pasti. Sejujurnya ini bukanlah hal yang mudah, tapi kalau tak segera dirubah, sampai kapan saya akan berada pada titik ini terus-menerus??

Girls, these were awesome and ridiculously amazing.. ^_^.

That’s all, yang terpenting adalah mari sebijak mungkin menggunakan hidup untuk hal-hal yang bermanfaat baik untuk diri sendiri juga orang lain. Siapa pun orangnya. Semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat dan membuat saya serta kita semua para perempuan diakui sebagai bagian dari perempuan yang baik dan dihormati oleh semua kalangan, ehehehe.

FYI–> For girls who read this article, please note me your reason why you are eligible to be called as a woman! This is an open discussion for boys too. Thanks for reading this article… ^^.

*saya memakai term perempuan (bukan wanita,gadis,dsb). Inginnya saya tulisan ini masuk ke semua kategori dan tidak ada stereotip.

Advertisements

2 thoughts on “My Small Movement, and Yours?

  1. Wonderfull…
    I like this. 🙂
    kita harus mengangkat muka menatap ke depan, dan yakin bahwa kita pasti bisa berkarya.
    Semangat!!!!!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s