Hujan yang dirindu

Tandus gersang kulit bumi selatan pulau Jawa sungguh tak berkesudahan

Gugusan gunung kapur yang membentang sepanjang desa memberi gambar hampa

Kehidupan yang tertata dalam peta sekeras dan setandus yang dipandang mata

Lapuknya gunung tak berpohon menodong tanya akan sepinya hidup di sekitar

Ilalang kering yang tumbuh berserakan seadanya kian subur seiring kian sering tak terjamah oleh tangan manusia

Burung-burung yang hanya terbang dan bertengger di dahan kering pohon jati tak berdaun pun seolah menyimpan enggan

Namun setitik harap menyelimuti hati dan desa yang gersang

Hujan sore ini sebagai penanda awal musim penghujan membasahi keringnya harapan yang kian menua

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s