another place to share

Asa di Curam Kehidupan

Bukit impian lambaikan tangantangan harapan di dermaga keputusasaan.
Layangkan pesan kehidupan yang sarat gundah dan dera cobaan.

Air mata berderai membasahi gersangnya hati.
Tersimpan pedih duri menyayati langkahlangkah kaki.
Terseok-seok di tebingtebing nan curam.
Berpijak hanya pada rapuhnya tiang asa ketiadaan.

Sedang alam terus menghardik takdir.
Mengendusi nasib yang menguncup di balik tengik ketiak kenistaan.
Dengan sedikit mengiba, bila kakinya diboleh berdiri di lapang alam. Bukan bukit curam.
Pada langit dibalutkan tanya: bilakah jejak asa mampu tapaki getir ujian?

Ciputat, 23 Juli 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s