another place to share

Pasrah pada Sang Maha Segala

Saat kelopak terbuka.
Aura manakah ‘kan dendangkan nada?
Positifkah? Negatifkah?
Apalah senada terwadah pada tengadah.

Dalam hening terjelma syukur.
Selanya tersimpan sedih bermohon ampun.
Atas khilaf serta kalap yang bersama jasad dan kalbu.
Penyakit hati karna kufur tak jua lebur.

Diri ini hanyalah onggokan nista yg lafazkan doa penuh harap agar berguna.
Derap langkah bertabur daya ‘tuk ukirkan bahagia di setiap jumpa.
Pada manusia-manusia yang berpunya rupa-rupa daya dan gaya.

Di atas segala kurang dan lemah hamba.
Sungguhlah hamba benar-benar tiada di hadapan Sang Maha Segala-galanya.
Dan hanya mampu memohon padaMU Sang Pemilik Kehendak atas Semua.
Illahi. Rabbii..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s