Saat Lelahku

Aku rapuh
Begitulah kusebut ragaku saat ini
Namun sulit kugambarkan jiwaku
Jiwa yang lelah namun bertulang asa yang tebal

Dinginnya hari-hari ini bekukan hati
Kuharap tak berarti ia mati
Karena dalam napas kunyalakan api cinta dan cita
Dan ‘kan kubiarkan kepulannya membubung tingi di langit-langit jiwaku

Dalam setiap kedip mataku, kupadatkan ion-ion semangat biar ia tak selalu membatu
Pada kening yang terusap sajadah, kupanjatkan rindu bertalu merdu
Keinginan menyapa senyum penuh cinta
Rasa rindu akan hangat do’a seorang yang dicinta Tuhannya

Ciputat, 25 Nop 2011

Advertisements

One thought on “Saat Lelahku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s