Sedihmu yang Lalu

Kata-kata yang sempat kurekam dalam tulisan di sabtu pagi ini…,

Genggaman itu tetap utuh. Bahkan air mata mulai enggan bertarung dengan hati. Hari kemarin sedihmu kembali menggenggam air matamu. Dan kolaborasi hebat keduanya berhasil dawaikan sedih hatimu. Kawanku, duka bergelayut manja pada romanmu. Sementara bahagia tiada kulihat darimu. Entah dimana ia, senyum hangat yang senantiasa besertamu. Kata-kata luar biasa yang terucap darimu. Kau simpan di relung mana?

Izinkan hatimu berbicara dengan tulus. Kebeningan dan kelembutanmu muarakan aura optimis dan semangat menggebu. Jadilah kembali seperti dirimu duhai sahabatku. Dirimu yang berapi-api berkawan semangat senantiasa. Selalu. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s