Konsistensiku Tertuang di Hari Rabu

Selamat malam rabu, apa kabar harimu? Selalu menjelma dalam do’aku, semoga kau dalam lingkup kebaikan dan kebahagiaan. Biar senantiasa baik pula segala yang berjalan dan menjalani kehidupan di rabumu, harimu.

Rabu.., ini terdengar aneh dan cenderung tak masuk akal, namun aku yakin bahwa kau pun menjalani hari. Melalui liku dan terjalnya hidup yang tak menentu. Sebagaimana aku juga orang-orang yang bergelut dengan kerasnya hidup. Terkadang aku merasa begitu ingin menginterogasimu. Tentang dirimu, hidupmu, juga impian dan cita-citamu. Siapa tahu kita punya impian yang sama, atau setidaknya hampir serupa. Waaah, apa benar begitu? Bila iya, tentu kau pun sedang mengikat waktu, agar detiknya tak berdetak percuma. Agar usaha yang disebut jerih payah terbayar semuanya. Dan pada akhirnya manisnya hasil bisa mengobati perihnya usaha.

Tahukah kau Rabu, beberapa waktu belakangan ini aku merasa mendapati nilai merah dalam rapor hidupku. Kegigihan itu seolah begitu mudah kutanggalkan. Bukan maksudku melepasnya, namun tanpa kusadari aku alpa untuk mengontrol diri dan rutinitas. Padatnya rutinitas membuatku agak sombong. Selepas bekerja, membaca sebentar dan langsung tertidur. Tak lagi menulis, tak lagi tadarus sebelum tidur, tak lagi berlatih analisa ini itu. Astaghfirullahal’adzim….

Bisa dibilang kebobrokan manajemen waktuku sedang kualami. Entah terlalu terlena dengan kesibukan atau merasa begitu lelah dengan rutinita. Manakala kudapati diri dengan sederat hal-hal tertunda, ingin rasanya membenamkan diri dari segala rutinitas juga orang-orang yang kukenal. Menjadi pribadi asing dan tak mengenal sesiapa. Aku pikir cara itu cukup efektif untuk membunuh malas dan rasa bersalah atas mandegnya kreatifitas diri.

Kau lihat kan Rabu? Aku menjadi begitu kendur dan tak disiplin. Konsistensi terhambat, dan diri sendirilah yang menjadi tersangka utama. Jangan ditiru ya Rabu..,, sangat tidak dianjurkan!!!!

Rabu…, dalam do’a dan harapku, aku berharap bisa menjadi manusia yang berguna, setidaknya tidak menyia-nyiakan kemampuan diri. tidak begitu saja mengabaikan fasilitas luar biasa yang dianugerahkan Allah SWT. Dan malam ini, setidaknya ada sedikit kesadaran dan upaya untuk kembali dalam konsistensi. Then these are my personal planning for the better me:

1. Manajemen waktu adalah penting!!!
Mulai menyusun kembali daily, weekly, monthly, bahkan yearly panning. Atau disebut Proposal Hidup oleh Kakek Jamil Azzaini. Beberapa hari yang lalu, saat membaca proposal hidup anak beliau, aku begitu tersentuh dan akhirnya terinspirasi un tuk merapikan kembali rencana hidupku. Yang kini kusebut juga dengan Proposal Hidup. 🙂

2. Tak ada lagi waktu terbuang percuma
Saat pulang kerja, pasti aku menyempatkan untuk sekedar tidur-tiduran sebentar dan berjanji untuk menulis setelah lelah agak sedikit hilang. Namun pada kenyataannya hal itu tidak berlaku bagiku, karena pada akhirnya malas itu berhasil meracuni semangatku. banyak waktu yang terbuang bukan. Jadi, mau gak mau, dan sebisa mungkin diusahakan untuk menjauh dari empuknya kasur dan bantal yang sangat menggoda saat lelah itu menghampiri.

3. Alarm dimana-mana.
Hp adalah hal terdekat dan selalu dekat denganku. Maka di sanalah segala sesuatu yang akan kulakukan dan harus kulakukan kutuliskan. Aarmnya pun tak sembarangan, volume tertinggi lho. Dan selalu tertulis:

“1 hari, 5 halaman = 1 bulan 150 halaman!”
“Istiqomah 1 hari, 1 ayat!”
Menghafal Quran dan melanjutkan menuliskan impian adalah prioritas saat ini. Tak ada yang boleh menghambatnya, termasuk diriku sendiri.

Rabu…, akupun mencatat sanksi saat aku lalai melakukan itu, yaitu harus lembur di kantor bahkan saat musti sendirian tak ada orang lagi di kantor. Dan dari instropeksi diri ini semoga mampu membuka kejernihan hati dan pikiranku untuk lebih bijak bersikap dan konsisten dengan semua konsekuensi. Rabu, aku ingin senantiasa mawas diri dan bijak dalam berpikir dan bertindak. Semoga. Aaamiin.. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s