another place to share

Berawal dari Ponsel Low-Batt

Dear friends…,

Selamat petang menjelang malam. Bagaimanakah harimu? Hopefully all activities done ya. Jadinya malampun bisa istirahat. Bagi yang masih bekerja di waktu malam, tetap sempatkan untuk istirahat dan makan yang sehat, tentunya  badan dituntut bekerja lebih kan.

Well, ada sesuatu yang sepele namun pada akhirnya saya sadar bahwa terkadang tanpa sadar kita diarahkan ke dalam sesuatu hal yang membuat kita semakin dekat dengan orang-orang di sekitar kita. Bingung ya? Baiklah, begini ceritanya.

Berawal dari charger yang terlupa, maka ada hal-hal lain yang ikut terkena imbasnya. Disaat saya sedang menunggu telepon yang amat snagat penting, dan ponsel kekeringan daya, maka panik dan bingunglah yang datang. Otomatis saya akan mengupayakan yang terbaik demi bertahan hidupnya si ponsel. Salah satu cara pasti meminjam ke sana kemari. Dan saat tak ada satupun teman kantor yang membawa, apapun akan saya lakukan. Saya yakin Anda pun juga akan seperti saya. Tanya ke tukang laundry, kantor tetangga yang notabene kita gak tahu dan gak kenal sama sekali. Pokoknya sampai menyebarkan status berisi “pinjam chargeeeeeeeeeeer dunk temans…”. Dan harus sampai dapat atau maksimal sudah kehabisan akal untuk mengupayakannya barulah saya akan menyerah, waktu itu. And finally I got it. Wow, suddenly the world seems so beautiful, hahhaha.. Dari rangkaian proses pencarian charger itu, banyak orang yang tidak saya kenal akhirnya menjadi kenal, dan itu sangat-sangat menyenangkan.

Pelajaran yang saya ambil dari kejadiandi atas adalah bahwa sudah seharusnya kita saling mengenal dengan tetangga kantor ataupun siapa saja yang berada  di sekitar kita. Karena charger, akhirnya saya bisa kenal dan bahkan tahu nama bapak-bapak yang biasanya berpapasan dan hanya bertegur senyum saja. Saya pun juga bisa kenal satpam dan penjaga kercis pintu masuk karena akhirnya teman saya menitipkannya di sana. Dan yang lebih lagi, tak ada lagi sungkan dan malu-malu atau hanya sekedar senyum saja. I can mention their names and of course followed by a smile. Smile, smile, and smile. Dan kalaupun tidak kenal, maka unexpectable moments yang tak disengaja akan membawa kita untuk mengenal mereka. Begitulah cara Tuhan menyambungkan ikatan silaturahmi umat-Nya, Iguess. Alhamdulillaah…..

So, adakah sesuatu yang menarik untuk dishare, kawan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s