another place to share

#8 weeks : Mengenal Hypnobirthing

source: blulotusfertility.com

source: blulotusfertility.com

Selamat sore menjelang petang, menjelang malam. Hari ini cerah ceria nampaknya. Hari seninnya nggak berawan, tanggal tua pula. Semoga demikian adanya ya temans. Bahagia bisa selalu hadir walau apapun yang hadir tak selalu seperti harapan. Percaya deh, hasil dan nilai usaha kita setimpal dengan seberapa gigih usaha kita. Adil dan sesuai porsi. Mungkin tidak saat ini, tapi di lain waktu, di saat yang tepat.Ada kebahagiaan yang ingin saya share.
Sejak tahu bahwa kami (read: saya dan suami) akan memiliki buah hati, rasanya tak sanggup berkata-kata lagi selain berkali-kali nyebut Allah sambil ngelus-elus perut dan nyeka air mata. Alhamdulillah. Haru dalam bahagia. Meski masih setengah nggak percaya, euforia bahagia dan excited nggak bisa ditutup-tutupi. Terlebih hubby, makin nggak sabar segera ke dokter dan memastikan bahwa adalah benar kami akan segera menimang bayi. Setelah ke dokter kandungan, makin yakinlah kami bahwa benar ada malaikat kecil yang dititipkan-Nya dalam rahim saya. Sejak saat itu pula saya langsung menjaga pola makan dan gaya hidup. Terutama menjaga jarak sejauh-jauhnya dengan si hitam manis kopi. Walau secinta-cintanya luar biasa, tetap kopi harus distop. Semacam self hypnoteraphy ya, saya benar-benar nggak minat sama kopi. Terkadang muncul kepengin incip-incip, tapi kekuatan menolak diri saya jauh lebih kuat. Wooow, sugesti pikiran saya sukses. Yes. 😉
Omong punya omong soal hypnoteraphy, saat ini sebenarnya saya sedang kebelet dan menaruh penasaran level dewa dewi tentang hypnotherapy for pregnancy (hp) -ini istilah saya sendiri ya- dan hypnobirthing (hb). Membaca beberapa artikel tentang hypnoteraphy for pregnancy plus hypnobirthing nyatanya tidak mampu memuaskan rasa penasaran. Yang ada malah makin penasaran. Karena membaca banyaknya manfaat hp dan hb, maka alasan saya jelas. Ingin menciptakan generasi yang cerdas dan berakhlakul karimah, plus mommynya yang sehat dan enerjik senantiasa. Bukan bagian dari lebay ya. Hehehe.
Belum banyak yang bisa saya share mengenai hp dan hb, karena saya juga masih sangat pemula sekali mencoba hypnoteraphy ini. Dan buku-buku hp hb-nya pun masih sedang dalam perjalanan menuju pelukan saya. Namun ada beberapa garis besar yang bermanfaat dari hp hb ini. Here’s the review.
Setelah membaca beberapa artikel tentang hp hb, saya menyimpulkan bahwa hanya manfaat yang bisa didapat dari kegiatan ini. Semacam menanamkan kepositifan terus dan terus hingga diri dan pikiran dipenuhi dengan how beautiful the pregnancy is. And all about it. Positif yang terjaga terus menerus. Berawal dari situlah, maka kemudahan yang akan hadir dalam proses-proses berikutnya. Dimulai dari hal yang paling sederhana, nausea and vomiting. Dua hal yang hampir dialami oleh semua ibu hamil pada trimester pertama. Begitupun saya, mual muntah pusing lemas kerap kali datang. Hal ini tidak berlaku sama pada semua ibu hamil ya, karena hormon masing-masing berbeda. Teman saya, yang sudah menerapkan hb sejak awal kehamilan sukses tidak mengalami mual muntah selama dua kali kehamilan. Afiliasi dan sugesti dirinya berhasil hingga kehamilan kedua dengan hypnobirthing. Dan saat melahirkan pun tidak merasakan sakit plus bayi lahir normal cepat tanpa jahitan. Apa lagi yang bisa menahan kepenginan saya untuk mempelajari hb ini? Tidak ada.
Beberapa cara yang sudah mulai saya terapkan adalah mengajak baby berbicara sejak awal saya tahu bahwa saya hamil dan membacakannya buku. Rasanya ikatan batin itu semakin ada dan kentara. Ada yang bilang usia kehamilan saya masih terlalu dini untuk membacakan baby buku, mengajak berbicara dan mendongengkannya. Hmm, bagi saya, janin berapaun usianya sudah harus mengenal dekat ibu bapaknya. Mengenalkannya pada Pencipta-Nya, mengajaknya mengaji, juga dikenalkan pada dunia. Sejak saya tahu dan bisa merasakan detak jantungnya, sejak saat itulah dia adalah manusia yang ditakdirkan-Nya untuk saya rawat dan didik dengan sebaik-baiknya. Karena meski dalam kandungan, baby bisa mendengar dan merasa. Sudah terbukti dan saya makin yakin itu.
Pendekatan spiritual juga salah satu hb yang efektif dan luar biasa. Makin menjaga keintiman dalam beribadah dan mempelajari kitab-Nya. Saya seorang muslim, maka sholat dan membaca Al-Qur’an adalah hal yang wajib dan harus makin getol. Beruntung suami juga makin khusyu’ dan rajin sholat malam plus ngaji. Rasanya makin adem dan damai.
Euforia mom-to-be memang tak bisa diungkapkan bahagianya. Luar biasa. Amanah yang harus dijaga, senantiasa. Selamat petang. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s