another place to share

Indonesia, the Symbol of Asia – Taste the Magic!

 

Paling seneng tiap kali ngomongin destinasi wisata. Apalagi kalau diberi kesempatan berpelisir menelusuri eksotisme pantai-pantai Indonesia yang buanyaaak banget dan indah-indah banget. Nggak nolak dan nggak akan menyia-nyiakan. Bersyukur banget ya kita punya pantai-pantai yang bagus dan selalu mampu menghipnotis jutaan pasang mata yang melihatnya. Ah, indahnya negeriku. Nilai plus untuk Indonesia dianugerahi negara kepulauan yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Cocok kalau disebut sebagai negara rajanya pantai. Hehehe.

Yang indah-indah di Indonesia bukan hanya pantai saja, destinasi wisata yang menawarkan keindahan dan kepuasan mata serta hati masih berderet jumlahnya. Sebagai negara sub tropis, Indonesia dikelilingi oleh gugusan pegunungan baik berapi maupun tidak yang berular dari pulau Sumatera, Jawa Bali Nusa Tenggara, Sulawesi, hingga Papua.

Wikipedia menyebutkan: “Alam Indonesia memiliki kombinasi iklim tropis dengan 17.508 pulau dan 6000 di antaranya tidak berpenghuni, serta memiliki garis pantai terpanjang ketiga di dunia setelah Kanada dan Uni Eropa. … Tempat wisata itu didukung dengan warisan budaya yang kaya yang mencerminkan sejarah dan keberagaman etnis Inonesia yang dinamis dengan 719 bahasa daerah yang dituturkan i seluruh kepulauan tersebut.”
Klop banget deh sebutan Indonesia sebagai destinasi wisata.

Sejak tahun 1992, kepariwisataan Indonesia sedang merangkak untuk menghasilkan devisa negara lebih, namun jumlah dan trust terus menurun sejak tragedi bom bali 2008 diikuti dengan tragedi bom-bom lainnya. Ditambah lagi kelesuan ekonomi serta ketakseriusan pemerintah dalam mempromosikan wisata Indonesia. Pembenahan dan perbaikan di sektor budaya dan pariwisata berjalan lambat. Tahun 2008, Menbudpar merilis tagline “Visit Indonesia Year 2008” yang berlanjut hingga tahun 2010. Usaha ini cukup efektif, terbukti mampu meningkatkan jumlah wisnus dan wisman. Selain itu, beberapa propinsi dan kotapun ikut menciptakan tagline untuk masing-masing provinsinya seperti Enjoy Jakarta, Solo the Spirit of Java, Sparkling Surabaya, Jogja Never Ending Asia, dll. Entah kenapa kemudian tagline tersebut dirubah menjadi “Wonderful Indonesia” sejak tahun 2008 yang tetap saja berkontribusi pada kelambatan sektor pariwisata Indonesia.

Belajar dari Thailand dan Malaysia
Indonesia tertinggal oleh Thailand yang sukses menarik wisatawan mancanegara dengan tagline Amazing Thailand. Apalagi Malaysia yang kini sukses menjadi rajanya destinasi wisata di Asia Tenggara meski sebenarnya tak banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi disana. Dengan tagline Truly Asia, Malaysia mampu menarik hati wisman. Sadar dengan hal itu, Malaysia cerdas dalam menjadikan kekurangan sebagai kelebihan serta maksimal dalam memanfaatkan momentum wisata tersebut. Negara ini sangat sukses berbicara kepada dunia dalam mempromosikan negaranya yang diikuti dengan keseriusan dan tindakan nyata serta konsistensi tinggi. Nah, sudahkah Indonesia menerapkan hal yang demikian?

Pada beberapa momentum sudah. Kenapa saya katakan pada beberapa momentum karena Indonesia termasuk yang moody dan ngot-ngotan dalam berpromosi termasuk konsistensi menjaga yang masih terbilang rendah. Ketika baru digalakkan visit Indonesia, beberapa propinsi berbondong-bondong ikut mengkampanyekan dan memperbaiki sektor pariwisata. Yang disayangkan kemudian adalah kesadaran ini hanya berlangsung sementara. Ketika program sudah berjalan, tidak ada tindak lanjut yang berarti. Keadaan terbengkalai cenderung dibiarkan apa adanya. sebagai contoh sederhana, lihat saja sampah yang menumpuk di beberapa pantai dan dermaga, tanaman bakau yang mulai rusak, dan sebagainya.

Sudah saatnya untuk rebranding pariwisata Indonesia. Mengenalkan Indonesia yang fresh dan lebih baik. Indonesia harus hadir dengan sesuatu yang baru:
“Indonesia, the Symbol of Asia – Taste the Magic!”

Keadaan alam dan semua warisan yang ada di Indonesia saat ini, sebenarnya Indonesia sangat mampu berbicara kepada dunia bahwa ini lho Asia. Diharapkan dengan membaca tagline di atas, siapapun yang membacanya akan mengartikan bahwa dengan datang ke Indonesia, sudah bisa mewakili keingintahuan tentang ASEAN bahkan (Asia). Symbol of Asia? Yang seperti apa? Yuk mari melihat Indonesia dengan sebenar-benarnya:

Indonesia ini kaya, kaya akan apa saja.

– Wisata laut dengan pilihan pantai yang luar biasa banyaknya, keindahan dalam laut yang menakjubkan mata. Siapa yang nggak pengin ke Raja Ampat? Dengan sekali memandang, orang akan langsung jatuh hati dan mati-matian datang kesana (berlebihan ya, hehehe). Di kedalamannya tersimpan kekayaan hayati yang tak ternilai harganya seperti terumbu karang, dan mutiara. Masih ada Bunaken, Karimun Jawa, dan pantai-pantai cantik yang membentang dari ujung barat ke ujung timur Indonesia.

– Gunung-gunung dengan pemandangan surganya terhampar di Indonesia. Gunung Rinjani, Salak, Bromo, Jaya Wijaya, Slamet, dan semua gunung yang menjadi pijakan bagi hutan-hutan tropis dengan beraneka rupa cagar alam flora dan faunanya.

– Kuliner-kuliner super enak dengan harga sangat terjangkau sekali. Siapa tak kenal rendang yang rasanya super nendang. Nasi goreng, aneka rupa sate, aneka sop dan soto, dan ribuan jenis makanan yang rasanya luar biasa enaknya.

source: source: www.anyaran.com

source: source: http://www.anyaran.com

– Warisan budaya? jangan ditanya lagi. Borobudur pernah dinobatkan sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia. Batik sudah dengan sangat bangga dan percaya diri berjalan di catwalk dunia, membawa nama besar Indonesia. Gamelan, angklung, kulintang, batik, tenun, kain ulos, dan aneka macam kekayaan yang harganya lagi-lagi tak terhitung besarnya.

– Kekayaan yang bagi saya mahal harganya adalah senyum khas Indonesia. Senyumnya orang Indonesia itu langka, sulit ditemui di belahan dunia manapun. senyum keramahan yang natural dan spontan.

source: 500px.com

source: 500px.com

 

 

Semoga Indonesia bisa memanfaatkan momentum keIndonesiaan yang sedang menjadi perhatian dunia. Dan pada akhirnya pariwisata Indonesia menjadi symbol dari Asia , representasi Asia di mata dunia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s