another place to share

Maximizing the Power of ASEAN

Pertemuan para petinggi negara-negara ASEAN dalam forum KTT ASEAN yang dilaksanakan setiap setahun sekali, selalu menghasilkan tema besar yang menyangkut hajat hidup orang banyak terutama dalam wiayah ASEAN. Tahun 2013 ini, KTT yang ke 22 diselenggarakan di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, dengan mengangkat tema penting “Menyatukan Rakyat, Menciptakan Masa Depan”. Pokok perundingan yang paling penting tentang pentingnya percepatan pembangunan Badan Persatuan ASEAN yang mengusung tiga pilar yaitu Persatuan Keamanan, Persatuan Ekonomi, Persatuan Sosial dan Kebudayaan. BPA (Badan Persatuan ASEAN) ini harus ramung sebelum 31 Desember 2015, sebelum diresmikannya Komunitas ASEAN 2015 (ASEAN Community 2015). Bisa dibilang semacam upaya mempercepat terlaksananya Komunitas ASEAN 2015 yang sesuai target dan harapan.

Mari kita perhatikan lagi ketiga pilar dalam Badan Persatuan ASEAN yang tidak berbeda dengan pilar Komunitas ASEAN 2015. Sangat jelas bahwa masing-masing pilar dalam BPA dibentuk sebagai upaya untuk mendukung terbentuknya Komunitas ASEAN 2015. Tetap mengupayakan integrasi yang konstruktif dengan berbasis kerakyatan, people to people, yaitu menyatukan rakyat, menciptakan masa depan.

Lantas sanggupkah negara-negara ASEAN mewujudkan “Menyatukan Rakyat, Menciptakan Masa Depan”? Mampukah kita?

Yang tidak boleh dilupakan dalam mencapai kekuatan integrasi konstruktif (yang massif) dalam Komunitas ASEAN 2015 adalah bagaimana agar terbentuk integrasi lokal di setiap negara ASEAN. Setiap negara wajib menciptakan integarasi yang konstruktif di negar masing-masing. Titik inilah yang akan menjadi cikal bakal kekuatan terbentuknya integrasi konstruktif di Asia Tenggara. Jika kekuatan setiap negara yang dipadukan dengan kesadaran penuh tentang tujuan dibentuknya Komunitas ASEAN 2015, maka saya yakin akan terbentuk sebuah kekuatan besar ASEAN. Bayangkan! Mari kita bayangkan!

Membayangkan saja tidak cukup bila tidak ada tindakan, yuuk ah langsung bertolak kepada Badan Persatuan ASEAN dan ketiga pilarnya. Memang harus realistis ya bahwa menyatukan pemahaman dan pandangan orang banyak dalam satu bingkai kepentingan itu tidak mudah. Namun bukan berarti tidak mungkin. Dahulu, sebelum merdeka, Indonesia ini terpecah belah, idealisme dan ideologi yang bermacam-macam tumbuh kuat di masyarakat. Sekarangpun sama, perkembangan ilmu pengetahuan dan globalisasi mendorong orang untuk berpikir kritis dan terbuka, tak heran bila kian banyak silang pendapat terjadi di sana sini. Namun, perlu digarisbawahi! Ketika satu keinginan besar untuk merdeka dimiliki oleh semua rakyat, dalam perbedaan apapun, tetap kita bisa bersatu hingga akhirnya bisa memperoleh kata pamungkas yang mampu mengusir penjajah yaitu MERDEKA! Kita tak punya apa-apa waktu itu, tapi kita punya tekad kuat untuk merdeka dan hanya dengan bersatu kita bisa memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 dan mengibarkan merah putih di negeri sendiri. Kan, jadi manggil-manggil si haru alias air mata bangga.

Dapat dua kunci dasar sekaligus kan untuk membuka gembok Badan Persatuan ASEAN, yaitu rasa memiliki dan tekad. Bagaimana bila keduanya kita jadikan sebagai modal utama untuk menjalankan tiga pilar BPA menuju Komunitas ASEAN 2015?

Untuk mencapai terwujudnya “Menyatukan Rakyat, Menciptakan Masa Depan”, tiga pilar BPA harus dilakukan secara maksimal dan terus menerus melalui terobosan-terobosan cerdas dan efektif yang berkesinambungan. Apapun gebrakan dan upayanya, akan sama hasilnya bila pemerintah hanya sebatas memberikan gebrakan sambal yang bersifat sementara. Mari deh menakar kembali plus minusnya lalu coba memaksimalkan kelebihan dan manfaatnya lalu menjadikan keminusan (kekurangan) tersebut sebagai bagian dari kelebihan yang positif, yang mendatangkan manfaat. Pasti bisa dan harus bisa!

“I’m a success today because I had a friend who believed in me and I didn’t have the heart to let him down.” – Abraham Lincoln

INGAT! ASEAN bersatu atau ASEAN akan semakin diremehkan dunia?!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s