another place to share

[Resep] Nyusssnya Pempek Tanpa Ikan

pempek3

Malam-malam begini porsi untuk saya bereksperimen lebih banyak dibandingkan siang hari. Baby Syafiq bobo pulas dan emaknya bisa leluasa mengembangkan bakatnya. Bakat ngutak atik resep tentunya. Hahhahaa, time to get back to the kitchen, buibuuu. Mariiiiiii….

Maghrib tadi melihat stok tepung masih banyak, di kulkas juga ada ebi plus asam jawa yang jongkok manis di pojokan kulkas. Well, mikir-mikir bikin yang pedes-pedes nyus dan ga pake ribet. Okeee, diputuskanlah membuat pempek dos alias tanpa ikan. Kebetulan masih ada timun pula. Alright, here we go…

Saya pakai rumus kira-kira aja ya buibu, biar cepet. Jadi ukuran tepungnya bacanya pakai kurleb semua yaaa… 😉

Bahan pempek:
150 gr tepung terigu serba guna (saya pakai segitiga biru)
200 gr tepung kanji (no merk)
1,5 gelas air
2 butir telur
2 siung bawang putih
Garam secukupnya
1 sendok makan kaldu bubuk

Bahan kuah cuko:
2,5 gelas air
9 mata asam jawa (boleh ditambah or dikurangi, sesuai selera) boleh diganti cuka juga. Kalau saya suka pakai asam jawa
2 balok gula jawa
3 sdm gula pasir
Haluskan:
7 siung bawang putih
9 buah cabai rawit merah
3 buah cabai merah keriting
1,5 sdm ebi kering, disangrai yaaa
Garam secukupnya
2 butir telur untuk isi

Pelengkap:
Timun, potong-potong sesuai selera
Sambal (jika kurang pedas)
Kerupuk (untuk yang ini cucoknya pakai kerupuk ikan or udang)

Eksekusi:
Pempek:
– Rebus air bersama bawang putih dan garam hingga mendidih.
– Setelah mendidih masukkan tepung terigu. Masukkan sedikit demi sedikit sambil diaduk. Musti cepat ngaduknya ya karena bersaing cepat    dengan tepung yang akan sangat cepat mengental. Kalau nggak cepat mengaduknya, akan berakibat pada adonan yang bergerindil juga. Saya sarankan mengaduknya pakai spatula kayu aja ya, soalnya kalau pakai balloon whisk akan nempel-nempel di tengah-tengah pertemuan antar besi itu. Dan kalau pakai spatula besi, nggak kuat saya nahan ngilu denger suara gesekan ujung spatula dengan dasar panci, ngiluuuu buibuuu. Hehhehe. Biarkan adonan menghangat.
– Setelah hangat cenderung dingin, masukkan telur. Campur merata.
– Lalu masukkan tepung kanji sedikit demi sedikit. Aduk merata hingga kalis dan nggak lengket ya.
– Setelah kalis, bagi adonan menjadi beberapa bulatan kecil, lalu beri lubang tengahnya dan masukkan telur yang sudah dikocok. Tutup rapat dan siap digoreng.

Kuah cuko:
Rebus semua bahan hingga mendidih. Koreksi rasa, angkat dan saring.

pempek dos1

Plating:
Ini terserah Anda, hehehee…
*Hasil akhir saya jadinya 5 buah pempek kapal selam ukuran jumbo. Kalau dibuat sedang, kayaknya bakalan jadi 7-8 pempek deh.

Bon appetite a tous… 🙂

Advertisements

4 responses

  1. aiiih…. suka pempek juga ternyata. Sama…hehehehe

    16/08/2014 at 6:33 am

    • Beuh, apalagi makannya pas hujan gitu ya mak Jul. Um, endang gurindaaaang… 🙂

      16/08/2014 at 10:00 pm

  2. Aku juga doyan pempeeeekkk…. Mau nyoba aaahhh

    08/09/2014 at 1:49 pm

    • Ayo mak Nurul, coba dicobaaa. Ntar bagi-bagi fotonya yaaa. Pempeknyapun juga boleeeeeh bangeeeet. 😀

      22/09/2014 at 11:36 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s