another place to share

Mengglobal dengan Rasa Buah Lokal Bersama Sunpride Indonesia

Menyoal tentang buah lokal, kita harus bangga dan tak perlu merasa ciyut untuk bersaing dengan pasukan buah dari negeri lain. Why? Saya cerita dikit yaaaa….. Tahukah Anda kesan pertama saya bertemu buah berlabel Sunpride? “Wah, sampai pisang pun sudah dikuasai asing, padahal di Indonesia saja bejibun banyaknya”. Hohoho, keren kan packaging buah Sunpride Indonesia sampai-sampai saya tertipu. Ternyata saya salah duga, beruntung pak Yuswohadi, pakar marketing Indonesia yang sangat mendukung buah lokal menjadi raja di negeri sendiri menjelaskan ke saya dua tahun silam.

Penjelasan Pak Yuswohadi di twitter. (akun twitter saya sebelum berganti menjadi @jengbuas)

As you can see, saya mengira Sunpride adalah buah import, saudara-saudara. Terima kasih pak Siwo (biasanya dipanggil demikian) atas info yang membuka gelapnya pemahahan saya tentang perbuahan lokal terutama Sunpride. Nah, kalau sudah kaya gini, gimana nggak makin cinta dan makin bangga dengan buah lokal coba. Woooooh, sebagai pecinta hal-hal berbau lokal, tentu tambah tenang dan nggak was-was lagi dong untuk makan buah hasil negeri sendiri dengan kualitas dunia. Kalau kata pak Siwo mah world class! 1000% Indonesia. Kita keren kan, eh, Sunpride keren kan, sudah mempelopori buah lokal untuk menjadi raja di negeri sendiri dan pelan tapi pasti merambah luar negeri.

Mulus cantik menul-menul kan Guava Crystal gitu lho

Sejak saat itu makin rajin deh beli buah Sunpride. Setelah beli Guava Crystal dan pisang cavendish produk Sunpride lalu mencobanya, inilah kenapa saya suka (baca: jatuh cinta sama) Sunpride: 1. Buahnya fresh dan manis Cocok banget dengan slogannya Sunpride “fresh everyday”, segar banget lho kaya baru petik langsung dari pohon. Jambunya bikin nambah lagi nambah lagi. Krenyes-krenyes, bijinya nyaris nggak ada, manis pula. Nggak perlu was-was dong menghidangkan untuk buah hati. Pisangnya juga manis, ini saya cukup sering beli karena anak lanang doyan banget. Bagi yang belum mencoba it’s worth trying. Bakalan pengin lagi deh. 2. Packaging yang bersih dan rapi Beli produk Sunpride nggak bakalan deh ketemu yang namanya pengemasan buah tidak rapi, ada tanah yang nempel, tergores atau lecet kulitnya, atau buah sudah tidak fresh. Big no no. Itu pulalah yang membuat saya dulu pernah mengira Sunpride itu bukan produk Indonesia. Bukannya apa-apa, tapi memang inilah salah satu keunggulan Sunpride. 3. Produknya kualitas premium Sunpride memiliki lebih dari 20 jenis buah lho, wow. Mulai dari Guava Crystal, Pisang Cavendish, sampai Golden Melon semuanya produk yang juara di kelasnya. Mulus-mulus, bagus-bagus, menul-menul gitu. 4. Info produk Sunpride tersedia di websitenya Kalau penasaran dan pengin banget tahu apa siy kandungan gizi Guava Crystal? Manfaatnya apa aja? Langsung saja meluncur ke websitenya. Atau pengin ngeborong semua jenis buah produksi Sunpride, tinggal klik saja wesitenya. Semuanya lengkap kap kap di www.sunpride.co.id 5. Ada juga instagram, twitter dan facebook Pengin lebih intens tanya ini dan itu? Tinggal mention ke @SunprideID atau tanya via facebook di Sunpride atauuuu Instagram @SunprideID. Mudah bukan.

No ulat dong. Tinggal masuk ke mulut dan krenyes-krenyes. Manis lho rasanya.

Kenapa harus Guava Crystal? Banyak banget manfaat Guava Crystal, Sunpride sudah menjelaskan dengan detil, singkat, dan padat. Mulai dari melawan kanker prostat, diabetes, sampai membantu memacu fungsi kerja otak, Guava Crystal can do that. Percaya nggak siy bahwa jambu itu ternyata mengandung kalori 30 kali lebih besar namun memiliki tiga kali protein dan empat kali serat yang lebih banyak. Super kan. Ini nih kandungan nutrisi penting Guava Crystal yang wajib diketahui:

  • Mengandung konsentrasi tinggi yang disebut lycopene atau antioksidan yang mampu melawan kanker prostat.
  • kandungannya sehat bagi penderita diabetes.
  • Mengonsumsi Guava Crystal tanpa kulitnya terbukti mampu mengurangi penyerapan gula dalam darah.
  • Guava Crystal adalah salah satu buah yang kaya akan serat dan mudah dicerna di dalam perut.
  • Keunggulan mengonsumsi buah ini juga dapat membantu sembelit dan bahkan mampu menurunkan kemungkinan perkembangan diabetes tipe dua.
  • Mampu meningkatkan sirkulasi yang dapat memacu fungsi otak.
  • Kalium dalam Guava Crystal pun mampu mengatur tekanan darah.
  • Vitamin C yang ada pada Guava Crystal sekitar 280% dari nilai harian vitamin C yang direkomendasikan. Hal ini merupakan tanda jika buah ini direkomedasikan untuk sering dikonsumsi.
  • Guava Crystal juga mampu menurunkan risiko penyakit kanker.

Kurang keren apa lagi coba Guava Crystal untuk kesehatan. Semakin yakin deh bahwa untuk menjadi sehat itu nggak mahal kok. Salah satu caranya adalah dengan mengkonsumsi Guava Crystal setiap hari. Yuk yuk yuuuuk.  Sumber photo: di siniSumber photo: di sini

Alasan saya kekeuh beli buah lokal Simpel. Kalau yang lokal aja bagus kenapa harus milih buah import? Nah, kadang saya masih coba mencari-cari alasan yang paling masuk akal kenapa buah import masih tinggi peminat sedangkan buah lokalpun tak kalah kualitasnya. Kalau dibeberin, kurang lebih ini nih keunggulan buah lokal dari buah import: 1. Lebih fresh Buah lokal dipetik di kebun yang jaraknya tidak butuh waktu berhari-hari untuk sampai ke konsumen. Artinya, nggak butuh diawetkan, nggak terkontaminasi udara dan cuaca terlalu lama, lebih segar dong pastinya. 2. Lebih murah Buah lokal tentu lebih murah dong karena tak perlu biaya kirim antar negara, bea cukai, dan sebagainya. Memang ada beberapa buah lokal yang harganya lebih mahal dibanding buah import. Namun untuk kesegaran yang lebih, kalaupun harga buah lokal lebih mahal sedikit dari buah import, cukup worth buying lah ya. Lebih milih mana, buah yang baru dipetik dengan harga sedikit lebih mahal atau buah yang sudah dipetik seminggu dengan harga murce alias murah cekaliii? Hayooo pilih mana hayooooo? Kalau saya pasti pilih yang fresh dong. 3. Lebih mudah didapatkan Banyak di toko buah. Kemarin saya pkir agak sulit mencari Guava Crystal, ternyata sayanya aja yang mager allias smalas gerak. Ada kok di gerai buah biasa, atau di supermarket dan toko buah raksasa. 4. Membantu petani lokal berkembang Ya jelas, semakin banyak buah lokal laku terjual semakin semangat pula petani buah dalam meningkatkan produksi. Sadar ataupun nggak, kelesuan petani buah lokal dipengaruhi juga oleh hasil penjualan yang tak begitu bagus. Makanya, yuk yuk yuk belinya buah lokal saja. 5. Mendongkrak rupiah Kalau buah-buah lokal laris manis di negeri sendiri, maka rupiah siapa yang menguat? Ya rupiah kiata dong. Bukankah jika perputaran uang semakin sering maka nilai rupiah juga akan semakin menguat.

Kita termasuk negara berkembang yang masih jauh tertinggal dalam hal konsumsi buah. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2013, jumlah konsumsi buah masyarakat Indonesia hanya 30% atau sekitar 1-2 buah per hari. Sedangkan negaa maju, konsumsi buah warganya mencapai 60% ke atas. Padahal, jelas-jelas buah sangat memiliki manfaat yang baik untuk tubuh dan kesehatan.

sumber; Badan Pusat Statistik Indonesia

sumber; Badan Pusat Statistik Indonesia

Nah, mau sehat dan makin keren kan? Yuk deh mulai biasakan konsumsi buah lokal setiap hari sesuai dengan standar ideal kebutuhan nutrisi buah yaitu 7-15 porsi per hari. Yuk juga untuk lebih peduli dan cinta poduksi dalam negeri. GO LOCAL!!! 🙂

Tulisan ini diikutsertakan dalam Sunpride Fresh Everyday #Fruit4Love Blogging Competition

Eflyer_6Feb2015

Advertisements

8 responses

  1. Baru tau soal SP, nanti coba dicek di Medan

    23/02/2015 at 6:44 am

    • Buahnya segar-segar mba. Banyak pula variannya, recommended to buy pokoknya mah… 🙂

      24/02/2015 at 7:20 am

  2. Belum nemuin guava sunpride mbaaa *nangis*

    23/02/2015 at 1:37 pm

    • Mak Nurul di Surabaya ya? Kalau di Jakatta di Supermarket besar tersedia mak. Di gerai buah biasa juga ada tapi yg agak besar. Ayo mak lekas dapatkan si Crystal maaak..

      24/02/2015 at 7:24 am

  3. Daku daku mau mak. Mau sehat juga keren…
    Tfs ya mak…
    Fresh everyday…
    Hiduo buah lokaaalllll !!!!

    24/02/2015 at 7:21 am

    • Iiiiih, samaan dong kita mak. Keren dan sehat berjamaah ya mak. Tosss dulu aaaaah… 😀

      24/02/2015 at 7:25 am

  4. Di kota saya belum ada SP Mak (ndeso xixixi), tp pernah liat pisang cavendis pas ke Solo. Mulus bingit buahnya 😀

    24/02/2015 at 8:28 am

    • Berarti tinggal sekitar Solo dong. Aku asli Wonogiri lho mak. (ga da yang tanya) 😀

      24/02/2015 at 11:58 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s